Mengenal 5 Kayu Anti Rayap untuk Rumah Anda

  • Whatsapp

mengenal-5-kayu-anti-rayap-untuk-rumah-anda

Rayap merupakan hama yang dapat menghabiskan material kayu dalam waktu sangat singkat. Hama ini menyebabkan kayu rusak dan dapat berbahaya bagi bangunan Anda. Untuk mengatasi rayap, Anda dapat menggunakan jasa anti rayap terpercaya dan memilih material kayu yang tepat.

Read More

Jenis Material Kayu yang Baik

Tempat huni rayap di rumah berasal dari material kayu. Agar bangunan dapat awet dan tahan lama dari serangan rayap, ada beberapa kayu anti rayap yang dapat Anda pilih. Apabila rumah Anda dalam masa perawatan kerusakan dari rayap, Anda dapat mempertimbangkan merenovasi rumah dengan jenis-jenis kayu di bawah ini untuk mengganti material yang telah habis dilahap oleh hama tersebut.

1. Kayu Ulin

Kayu ulin merupakan tumbuhan yang berasal dari Kalimantan dan sebagian besar tumbuh secara berkelompok. Kayu ulin memiliki permukaan kulit licin, tetapi tekstur kayu terasa kasar. Kayu ulin termasuk jenis kayu yang sulit untuk dipotong.

Harga kayu tergantung dengan ketebalan, lebar, serta panjang kayu. Harga kayu ulin mulai ukuran 2x10x200 diperkirakan sekitar Rp250.000. Apabila Anda ingin membeli kayu ini, pilihlah kayu yang sudah dioven. Kayu dengan keadaan ini akan memiliki kadar air yang rendah. Dengan demikian, kayu tidak mudah berjamur atau dihuni rayap.

2. Kayu Jati

Anda tentu sudah mengenal kayu jati karena kayu ini terkenal untuk bahan baku pembuatan rumah atau mebel. Kayu jati dikenal untuk pembangunan atau mebel antik karena sifatnya yang kokoh dan keras.

Kayu jati merupakan salah satu kayu anti rayap karena memiliki tekstur yang keras. Apabila Anda sedang merenovasi rumah karena rayap, Anda dapat berinvestasi pada kayu jati untuk rumah Anda agar lebih awet. Selain anti rayap, kayu ini juga tidak mudah terkena jamur atau lapuk saat dipasang di tempat lembab.

3. Kayu Sengon

Kayu sengon juga termasuk kayu yang anti rayap karena karakteristik kayu keras. Sama dengan jati, kayu ini juga telah dikenal untuk bangunan utama perumahan karena kuat dan kokoh. Kayu sengon dapat tumbuh dengan cepat dan tinggi serta dihargai cukup mahal.

Selain untuk bahan pembangunan rumah, pihak ekspedisi menggunakan kayu sengon sebagai bahan untuk pembuatan peti kemas.

4. Kayu Sonokeling

Ciri kayu sonokeling akan mudah Anda kenali setelah melihatnya karena warna khas mayoritas kayu ini yaitu hitam. Kayu ini disebut setara dengan jati karena memiliki ketahanan yang sama dan juga memiliki sifat keras yang sama.

Kayu sonokeling dapat tumbuh dengan diameter 1,5-meter dan tinggi hingga 40 meter. Salah satu penangkal alami untuk hama rayap dan jamur adalah getah yang dihasilkan kayu ini.

Kayu sonokeling termasuk mahal karena masa tumbuh kayu ini lama, yaitu antara 20-50 tahun.

5. Kayu Merbau

Kayu selanjutnya yang merupakan material anti rayap adalah kayu merbau. Kekuatan lebih rendah sedikit dibandingkan kayu jati. Disebut memiliki kualitas yang mendekati kayu jati, Anda dapat memperoleh kayu ini dengan harga lebih murah.

Demikian kayu beberapa kayu anti rayap yang dapat Anda gunakan untuk membangun rumah atau merenovasi rumah. Semoga bermanfaat, ya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *